Ku Tahu Aku kan Kehilanganmu



Ku tahu ku kan  kehilanganmu
Kehilanganmu, kau dan aku
Kita, jika dan perjalanan itu ....

Ku tahu ku kan kehilanganmu
Suatu saat nanti
Suatu saat, tidak sekarang, tapi nanti
Kapan, entah, tapi pasti ....

Ku kan kehilanganmu
Kehilangan pelukmu, rindumu, tangisku
Malammu, bintangku
Gerimismu, badaiku ....

Ku takut kehilanganmu
Kehilangan rasa itu
Kehilangan ruang dan lautan yang biru
Kehilangan pelangi
Dan udara yang mengisi kosongku ....

Ku tahu ku sayang padamu
Ku tahu kau pun begitu menyayangiku
Bukan karena, ku tak perlu itu
Bukan bila, karenamu
Bukan apapun, hanya aku ....

Ku tahu ku sayang padamu
Amat sayang padamu
Tidak sekarang, tapi selalu
Tidak kemarin, tapi untukmu ....

Ku tahu ku kan kehilanganmu
Suatu saat nanti
Suatu saat ... nanti
Suatu saat dan takkan ada kau lagi ....

Takkan ada kita walau itu imaji
Takkan ada kita
Hanya kau, tanpa aku
Dan ku tanpamu ... sendiri
Ku tahu ku kan kehilanganmu
Jadi biarkanlah ku bersamamu malam ini
Bersamamu dalam diam,  tangisan, kehilangan
Juga rindu yang tak dapat tergantikan
Menatapmu lekat, memelukmu erat ....

Ku sayang padamu dan hanya itu
Dan bila esok tiada kita
Hanya kau dan aku
Tiada lagi jika
Dan semua takkan pernah sama ....

Ku hanya ingin kau tahu
Kau kan tetap ada
Disini, di hatiku, selalu
Bukan sekarang, tapi selamanya
Bukan karena aku,
Bukan pula karenamu
Tapi karena
Ku sayang padamu ....

Kumenanti Keajaiban




Tak kiranya angkasa merobek angan
seangkuh mimpi menghempaskan waktu
aku melangkah tiada henti
dan berharap suatu keajaiban datang

Berlari melawan deras angin
menangis tersedu berharap
akan kah tiba waktunya
seseorang meraih tanganku
dari gelap nya relung hati ini

Sebongkah cahaya berkemilau
digaris cakrawala dunia yang luas
merona bak bunga dipagi hari
tersenyum bak bidadari suci nan lucu

Tertinggal mimpi tertinggal asa
mengharap jatuh namun tak jua jatuh
menggapai langit hati tak kuasa
menghirup udara dada sesak terasa
dimanakah cinta yang dulu bersemi
kini hilang ditelan mimpi..

Jeritan Hati Sang Musafir

Sebuah hati kecil yang menangis, tak mampu lagi tuk merasakan indahnya rasa yang diberikan oleh Sang Penguasa hati, hanya tinggal luka yang telah membuat aq menangis, takkan ada yang mampu tuk mengobati luka itu.

Tak pernah terfikirkan olehku ia kan kembali dalam hidup q dan merasuk dalam memori hidup q , tetapi kini ia telah pergi kembali tanpa q tau pa salah q, andai ia tau betapa besar rasa sayang q padanya,tetapi ia tak sadar dengan pa yang telah aq berikan kepadanya, apakah tak ada tempat lagi tuk aq didalam hatinya?

Wahai Sang Pemilik Kasih dan Sayang, berikan aq sedikit kekuatanMu padaku agar kusampaikan risalah ini padanya, takkan ada yang mampu menggantikannya dalam istana qalbu q, apa salah q ? hingga ia tak mengerti sebesar apa rasa sayang q kepadanya............

Aq slalu berusaha ada disaat ia dalam masalah, q slalu ada disat ia membutuhkan q, seberapa hinanya aq di hadapan mu hingga kau lukai hati yang selama ini kuberikan pada mu, tetapi q tau aq tak pernah ada dalam hati mu, dan kau slalu selimuti kebohonganmu dengak ucapan kata sayang yang kau berikan pada q...........

tak mampu ku ucapkan kata2 ini padanya, karna semua kesalahannya telah aq mafkan dan semuanya hilang karna tertutupi oleh rasa sayang q kepadanya.........
wahai wanita yang ku sayangi sampai kapanpun q kan slalu
mencintaimu.............................................